Showing posts with label Manhaj. Show all posts
Showing posts with label Manhaj. Show all posts

Tuesday, July 16, 2019

Ajari Anak Anda Fikih JIHAD Sebelum Tersesat Jalannya


AJARI ANAK ANDA FIKIH JIHAD SEBELUM TERSESAT JALANNYA
Al-Allamah Shalih Al-Fauzan hafizhahullah berkata: 
  1. Pengaturan jihad dan pengawasannya adalah wewenang Penguasa kaum muslimin.
  2. Jihad itu tidak dengan membunuhi kaum muslimin dan kafir musta’man (yang dijamin keamanannya). Akan tetapi jihad itu adalah dengan memerangi orang-orang kafir harbi (yang memerangi kaum muslimin)
  3. Tidak boleh membunuh orang kafir musta’man (orang kafir yang minta jaminan keamanan), kafir mu’ahad (orang kafir yang ada perjanjian damai dengan negeri muslimin), dan kafir dzimmi (orang kafir yang tunduk dengan penguasa negeri muslimin), dengan dalih kalau orang kafir sekarang membunuhi kaum muslimin.
  4. Bom bunuh diri bukanlah amalan mencari syahid, karena bom bunuh diri itu menyengaja membunuh dirinya, dan barang siapa yang membunuh dirinya maka dia diancam api neraka.

(Dari kitab Al-Aan hash hashal haq hal 74-75)

Sumber: Furum Salafy Online

——————————
::: علّم ابنك فِقهَ الجهاد قبْلَ أن يضلّ الطريق :::
❍ قَالَ العلّامة صـالحُ الـفَوزَان -حَـفظهُ الله-:
1⃣ أولا :
تنظيم الجهاد والإشراف عليه من صلاحيات إمام المسلمين.
2⃣ ثانيا :
الجهاد لا يكون بقتل المسلمين والمستأمنين، وإنما مع الكفار المحاربين.
3⃣ ثالثا :
لا يجوز قتل الكافر المستأمن والمعاهد والذمي بحجة أن الكفار الآن يقتلون المسلمين.
4⃣ رابعا :
الانتحار ليس استشهادا، لأن المنتحر يتعمد قتل نفسه، ومن قتل نفسه فهو متوعد بالنار.
ــــــــ
? من كتاب :
[الآن حصحص الحق (٧٤-٧٥)]
ــــــ ✵✵ ــــــ ✵✵ــــــ
@alssilf_alssalih
[ http://cutt.us/eCGAW ]

Wednesday, June 5, 2019

Mengajari Anak Mencintai Pemerintah Muslim


Terkadang secara tak sadar, orang tua menanamkan kepada anak rasa ketidakpuasan terhadap penguasa negerinya. Lewat obrolan dengan orang lain, meluncur ungkapan-ungkapan celaan bahkan hujatan terhadap sang penguasa. Tampaknya hanya sekadar curhat. Namun, tanpa disangka, sepasang telinga kecil menangkap pembicaraan itu, lalu menghunjam di sanubarinya.
Berbekal opini dari orang tuanya terhadap penguasanya yang dipandang penuh kekurangan, tumbuhlah dia sebagai pemuda yang tidak puas dan benci dengan pemerintahnya. Tinggallah orang tua yang terhenyak, saat suatu hari nama anaknya tercatat sebagai anggota teroris. Wal ‘iyadzu billah….